24 SD Di Buol Belum Terima Dana BOS

Kasubag Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Buol, Warlin Derek. Foto : Moh Syarief M Joesoef

Kasubag Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Buol, Warlin Derek. Foto : Moh Syarief M Joesoef

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Sebanyak 24 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Buol, hingga saat ini belum menerima  Dana Bantuan Operasional (BOS).

Muat Lebih

Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk triwulan Satu, tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2019, tinggal menyisahkan 24 SD, selebihnya, 137 sekolah telah dilakukan pencairan.

Hal itu dikatakan Kasubag Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Buol, Warlin Derek, saat ditemui utarapost.co.id, di ruang kerjanya, Jumaat (6/9/2019).

Warlin menyebutkan, 24 sekolah dasar tersebut adalah SDN 1 Karamat, SDN 3 Karamat, SDN 5 Karamat, SDN 7 Karamat, SDN 9 Karamat dan SDN 10 Karamat, SDN 15 Biau, SDN 16 Biau dan SDN 23 Biau.

SDN  3 Bokat, SDN  4 Bokat, SDN 14 Bokat, SDN 16 Bokat. SDN 17 Bokat dan SDN 19 Bokat.

SDN 1 Paleleh,  SDN 2 Paleleh,  SDN 4 Paleleh,  SDN 14 Paleleh,

SDN 11 Tiloan. SDN 3 Bunobogu dan SDN 7 Bunobogu.

SDN 7 Momunu, SDN 15 Momunu dan SDN 20 Momunu.

Warlin beralasan, belum di cairkannya dana BOS ke 24 SD tersebut, karena belum memasukan dokumen Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Padahal sudah diberitahu penyerahan RKAS itu paling lambat tanggal 12 Agustus lalu. Pemberitahuannya melalui surat. Namun 24 sekolah ini belum memasukan dokumen RKAS,”terang Warlin.

.

Dia menuturkan, meski batas waktu penyerahan dokumen RKAS telah lewat, namun pihak Disdikbud memberikan toleransi kepada sekolah untuk memasukan dokumen dimaksud tanpa batas waktu.

Dia menambahkan, untuk SD penerima dana BOS se Kabupaten Buol berjumlah 160 sekolah dasar. Dari jumlah itu yang telah memasukan syarat administrasi untuk pencairan dana BOS  sebanyak 137 sekolah.

“Dokumen RKAS yang sudah kami terima 137 sekolah dan Alhamdullilah sudah dicairkan dana BOS-nya. Sedangkan yang 24 sekolah yang belum memasukan RKAS sementara dalam penyusunan masing-masing sekolah,”tandasnya.

Sementara, terkait sejumlah sekolah yang belum memasukan dokumen RKAS, Kepala Dinas Dikbud Buol, Moh Kasim mengaku, bingung dengan pihak sekolah yang sampai saat ini belum dapat merampungkan dokumen RKAS.

Padahal kata dia, pihaknya sebelumnya telah melakukan sosialisasi mengenai teknis syarat administrasi pencairan dana BOS.

“Kita sudah jemput bola tinggal dari sekolah lagi yang dipertanyakan. Apakah karena SDM atau bagaimana, sehingga lambat memasukan dokumen RKAS,”tutupnya.

Sebelumnya, penyaluran dana BOS untuk tingkat SMP di Kabupaten Buol baru melakukan  pencairan triwulan satu untuk 61 sekolah dari 62 SMP yang ada di daerah ini**

Reporter : Firman Taid