Aksi Penipuan Catut Nama Pejabat Marak, Kapolres Himbau Warga Waspada!

Kapolres Buol AKBP Wawan Sunarwirawan, SIP, MT. (FOTO : Moh Syarif M Joesoef)

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Aksi penipuan dengan modus mengaku teman kini tengah marak terjadi di Kabupaten Buol. Pelaku melakukan aksi penipuan via WhatsApp untuk mendapatkan transferan sejumlah uang.

Satu diantara nama pejabat yang dicatut adalah Camat Bokat, Moh Khacfi. Adapun sejumlah nama yang sempat dihubungi pelaku dan dimintai uang diantaranya, Direktur RSUD Mokoyurli Buol dr Arianto Panambang.

Muat Lebih

Pejabat yang juga mengaku pernah dihubungi pelaku, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tonang Malongi.

Hal tersebut terbukti dari hasil screnshot chat via whatshapp para pejabat yang sempat dihubungi pelaku. Pelaku mengaku Camat Bokat kemudian mintah transfer sejumlah dana dengan berbagai dalih.

Hamza Arsad, Warga Kelurahan Leok 2 yang pernah hubungi pelaku penipuan via WhatsApp mengatasnamakan salah seorang pejabat di lingkungan Pemkab Buol. (FOTO : Screenshot Facebook)

Mengetahui nama dan jabatannya dicatut oleh oknum tertentu untuk melakukan aksi penipuan. Moh Khacfi Mardjuni, langsung melakukan klarifikasi melalui akun pribadinya di Facebook.

“Kepada teman-teman saya. Moh Khacfi Mardjuni (Camat Bokat) apabila ada yg memintah bantuan atas nama saya di aplikasi WhatsApp mohon jangan diterima. Karena akun saya sedang dibajak (di hack) oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,”tulis Khacfi, di akun Facebook pribadinya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Buol AKBP Wawan Sunarwirawan, Kamis (12/03/2020) menyarankan kepada masyarakat untuk waspada dan tidak mudah percaya jika menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal kemudian meminta bantuan dengan modus mengatasnamakan pejabat tertentu.

Kapolres menambahkan, cara lain terhindar dari modus penipuan via WhatsApp, agar selalu menanyakan informasi dari sumber yang terpercaya setelah mengetahui bahwa ini salah satu modus penipuan, jika itu terjadi di WhatsApp, maka langsung saja matikan HP atau blokir kontak.

“Waspada, jangan mudah percaya, konfirmasi kepada yang diatasnamakan, dengan alasan maaf tunggu sebentar, sebentar saya hubungi ulang… Matikan hp… Tdk perlu percakapan di perpanjang,”tulis Kapolres via WhatsApp.*

Reporter : Moh Syarif M Joeseof