ASN Pemkab Buol Diwajibkan Bekerja dari Rumah Kecuali Pegawai Rumah Sakit

Sekertaris Kabupaten Buol Drs Muhamad Suprizal Jusuf. (FOTO : Moh Syarif M Joesoef/UP)

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Aparatatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, bekerja dari rumah selama sembilan hari terhitung mulai tanggal 23 Maret. Namun, hal itu tidak berlaku bagi pegawai di Rumah Sakit dan Puskesmas.

Sekertaris Kabupaten (Sekab) Buol Muhamad Suprizal Jusuf, penetapan ASN untuk menjalankan tugas dari rumah berdasarkan surat edaran Bupati Buol tentang penyesuaian sistem jam kerja ASN dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

Muat Lebih

Suprizal Jusuf, menambahkan surat edaran Bupati nomor : 443/244-26/BKPSDM tanggal 20 Maret 2020, tersebut menindaklanjuti surat edaran Menpan-RB dan surat edaran Mendagri.

“Keputusan tersebut diambil guna meminimalisir penyebaran virus corona di Kabupaten Buol. Terhitung sejak hari Senin tanggal 23 sampai dengan tanggal 31 Maret,”tulis Sekab via WhatsApp, Rabu (25/03/2020).

Lanjut, Suprizal Jusuf pelaksanaan tugas kedinasan ditempat tinggal sebagaimana dimaksud dilakukan mulai tanggal 23-31 Maret.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan, pihaknya mengeluarkan surat penegasan edaran Bupati Buol, nomor : 700/28-21/Inspektorat tertanggal 24 Maret 2020, kepada Instansi pemerintah lingkup Pemkab Buol.

Dalam surat penegasan tersebut, seluruh kepala perangkat daerah diwajibakan membuat surat tugas bagi ASN yang melaksanakan tugas WFH. Selain diwajibkan melapor kepada Sub Kepegawaian melalui media teknologi informasi sebagai dasar kehadiran.

Seluruh atasan masing-masing OPD wajib mengontrol pelaksanaan tugas dan keberadaan staf dibawahnya. Mematuhi seluruh poin dalam edaran nomor 443/244-26/BKPSDM tanggal 20 Maret 2020.

“Penegasan ini berlaku pula apabila terjadi perpanjangan waktu antisipasi pencegahan penyebaran corona virus. Bekerja dari rumah ini berlaku bagi semua pegawai kecuali RS dan Puskes,”tutup Sekab.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef