Bacaleg Mantan Korupsi di Poso Diloloskan Bawaslu

Suasana sidang ajudikasi di kantor Bawaslu Poso

UTARA POST-  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengabulkan permohonan dua orang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg)  DPRD Kabupaten Poso untuk Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

Kedua pemohon bacaleg itu yakni Mathius Tungka dari Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Idrus Tadji dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dimana sebelumnya kedua bacaleg itu telah menjalani sidang adjudikasi di Bawaslu Poso setelah pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Poso menyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai caleg berdasarkan PKPU No 20 tahun 2018.

Sidang adjudikasi penyelesaian sengketa proses Pemilu dengan agenda pembacaan hasil putusan Bawaslu digelar di kantor Bawaslu Poso, Jalan Pulau Seram, Kelurahan Gebangrejo, Rabu 5 September 2018 lalu.

Sidang putusan sebelumnya diawali dengan pembacaan surat kesimpulan Pemohon dan Termohon hasil pelaksanaan sidang adjudikasi yang dipimpin langsung oleh ketua Bawaslu Poso, Abdul Malik Saleh bersama dua angggota komisioner Bawaslu lainya Christian A. Oruwo dan Helmi Mongi.

Dalam sidang putusan tersebut pihak Bawaslu Poso juga menghadirkan pihak termohon yang dihadiri langsung oleh ketua KPU Poso, Budiman Maliki bersama komisioner KPU Poso divisi perencanaan data dan teknis, Taufik Hidayat.

Sementara kedua pemohon masing-masing Matius Tungka dari partai PKPI dan Idrus Tadji partai PDIP juga hadir sekaligus mendengarkan hasil putusan yang dibacakan langsung oleh pihak Bawaslu Poso.

Dalam putusannya Bawaslu Poso mengabulkan seluruh permohonan pemohon dan memerintahkan kepada KPU Kabupaten Poso untuk memperbaiki Berita Acara (BA) No. 2375/PL.01.4-BA/7202/KPU-KAB/VIII/2018 dengan memasukan kembali bakal calon atas nama Matius Tungka dan Idrus Tadji kedalam Daftar Calon Sementara (DCS).

Usai pembacaan putusan, Bawaslu Poso kemudian memerintahkan kepada KPU Poso untuk melaksanakan putusan sidang adjudikasi paling lambat tiga hari setelah putusan tersebut dibacakan.

Sebelumnya kedua pemohon masing-masing  Matius Tungka dan Idrus Tadji digugurkan oleh pihak KPU Poso karena dinyatakan TMS yang bertentangan dengan PKPU NO.20 tahun 2018 tentang syarat pencalonan anggota DPR dan DPRD kabupaten.

Kedua termohon Matius Tungka diketahui terbukti secara hukum telah menjalani masa hukuman dirumah tahanan Poso atas kasus Korupsi saat msaih menjabat di kantor Dinas Nekertrans Kabupaten Poso.

Sementara Idrus Tadji merupakan mantan narapidana kasus korupsi atas penyelewengan dana Jaminan Hidup (Jadup) Bekal Hidup (Bedup) pasca konflik Poso beberapa tahun silam.

Suasana sidang ajudikasi di kantor Bawaslu Poso. FOTO : IST

 

Bawaslu Buol Juga Meloloskan Bacaleg PKPI yang di TMS KPU

Di Kabupaten Buol, Bawaslu setempat pada 28 Agustus 2018 juga memutuskan mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian terhadap permohonan bacaleg dari Partai Keadilan dan Persatuan atas nama Justi S Ragalutu, yang sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam pengajuan pencalonan sebagai anggota DPRD Kabupaten Buol pada Pemilu 2019 sebagimana diatur dalam PKPU Nomor 20 tahun 2018 yakni terkait dengan terdaftarnya yang bersangkutan dalam dua partai politik pada Pemilu 2019.

Dalam putusan sidang adjudikasi penyelesain sengketa proses pemilu yang dipimpin Suhardi Badolo selaku ketua majelis sidang adjudikasi yang juga Ketua Bawaslu Kabupatenb Buol dan didampingi Sumarlin dan Karianto tersebut,  Bawsalu Kabupaten Buol juga memerintahkan kepada KPU Kabupaten Buol untuk memasukan saudara Justi S. Ragalutu dalam Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPRD Kabupaten Buol Daerah Pemilihan 3 (tiga) dari Partai Keadilan  dan Persatuan Indoensia (PKPI). Selain itu memerintahkan kepada KPU Kabupaten Buol untuk melaksanakan putusan Bawaslu  sesuai  dengan ketentuan perundang-undangan paling lambat 3  hari sejak dibacakan.

Menyikapi Keutusan Bawaslu tersebut, KPU Kabupaten Buol langsung menggelar rapat pleno Kamis (30/8/2018) untuk menindaklanjuti keputusan Bawaslu Kabupaten Buol tersebut. Dalam Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kabupaten Buol, Alamsyah dan dihadiri dua anggota KPU Buol lainnya yakni Safrudin S Lamata dan Saida  tersebut diputuskan, bahwa KPU Kabupaten Buol untuk melaksanakan putusan sebagaimana yang telah ditetapkan  oleh Bawsalu Kabupaten Buol dengan nomor register pemohon : 001/PS/26.04/VIII/2018 pada penyelelesaian  sengketa proses Pemilu 2019. Bahwa KPU Kabupaten Buol akan  memasukan Saudara Justi S. Ragalutu dalam Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Buol Daerah Pemilihan 3  dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). VJR/RHM

”benner