Bawaslu Sulteng dan Gorontalo Teken MoU Pengawasan Pilkada

Bawaslu Provinsi Sulteng dan Provinsi Gorontalo foto bersama usai gelar pertemuan terkait pengawasan Pilkada diwilayah perbatasan. FOTO : IST

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bawaslu Provinsi Gorontalo mengenai koordinasi dan monitoring daerah perbatasan untuk Pilgub Sulteng 2020.

Kepala Sekertariat Bawaslu Buol Moh Singara, ditemui utarapost.co.id, Jum’at (21/02/2020) diruang kerja menerangkan kerjasama dibangun untuk menyatukan presepsi tentang penanganan Pilkada diwilayah perbatasan.

Muat Lebih

Sebut Singara, Bawaslu Buol sendiri kapasitas sebagai mediator sekaligus mendampingi Bawaslu provinsi Sulteng pada pertemuan yang juga dihadiri Panwascam Paleleh, digelar Minggu (16/02/2020) disalah satu rumah makan khas Gorontalo, Kabupaten Gorut.

Singara menjelaskan, agenda pertemuan membahas mengenai mekanisme koordinasi dan monitoring terkait pengawasan diwilayah yang berbatasan langsung dengan daerah yang tidak menyelenggarakan Pilkada.

Kemudian, soal DPT diwilayah perbatasan termasuk pemenuhan syarat dukungan calon perorangan juga masuk dalam agenda. Selanjutnya, tentang penanganan pengamanan khususnya terkait dengan konflik tapal batas.

“Agenda ini kemudian menjadi poin kesepakatan yang tertuang dalam nota kesepahaman. Sedangkan hal-hal lain yang belum termuat dalam kesepahaman akan dibahas pada pertemuan selanjutnya,”terang Singara.

Sebagaimana diketahui, persoalan tapal batas antara Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Provinsi Gorontalo, yang terletak di sub segmen Desa Umu (Kabupaten Buol) dan sub segmen Desa Papualangi (Kabupaten Gorut), hingga kini masih terus bergulir.

Meski telah di mediasi oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri namun upaya pertemuan kedua Pemprov (Sulteng – Gorontalo) untuk melakukan perundingan penyelesaian sejauh ini belum juga menemukan kata sepakat.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

”benner