Belasan Peserta dari Sebelas Kecamatan Ramaikan Lomba Lagu Daerah Buol di FPB ke VIII

Penampilan talent salah satu finalis Pemilihan Ta'Diti Maane Agu Ta' Diti Buai atau Pemilihan Putra Putri Pariwisata Buol, di Festival Pesona Buol ke VIII tahun 2019, Minggu (13/10/2019) malam, di panggung Utama. FOTO : RAHMAN

Penampilan salah salah satu peserta di ajang Lomba Lagu Daerah Buol di Festival Pesona Buol ke VIII tahun 2019, Minggu (13/10/2019) malam, di panggung Utama. FOTO : RAHMAN

BUOL, UTARA POST.CO.ID – Mokoanga Buol Festival atau Festival Pesona Buol (FPB) ke VIII tahun 2019, yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada malam kedua, Minggu (13/10/2019) tetap ramai dikunjungi pengunjung dari sebelas kecamatan yang ada Kabupaten Buol.

Muat Lebih

Pada malam kedua itu, di panggung utama Festival Pesona Buol ke VIII  dilombakan lagu daerah Buol yang diikuti belasan peserta dari perwakilan sebelas kecamatan.

Pada ajang ini, para duta seni dari sebelas kecamatan menampilkan kemampuan olah vokal dan performa mereka menyanyikan lagu wajib dan lagi pilihan.

Tak ayal ketika satu persatu  peserta tampil di atas panggung, riuh tepuk tangan penonton yang berasal dari sebelas kecamatan, memberikan dukungan penuh pada kontestan di lomba tersebut.

Anwar salah satu warga Kecamatan Biau mengaku, sengaja datang di acara Festival Pesona Buol  ke VIII ini untuk mendukung perwakilan Kecamatan Biau di ajang lomba lagu daerah Buol sekaligus mencari hiburan dan ikut meramaikan perayaan HUT Ke 20 Kabupaten Buol.

“Kami sangat senang adanya acara ini, selain bisa mendukung perwakilan kecamatan kami, kami juga bisa menikmati hiburan yang disungguhkan di acara Festival Pesona Buol yang setiap tahunnya dilaksanakan untuk memeriahkan ulang tahun Kabupaten Buol,” ujarnya, disela – sela menonton lomba lagu daerah Buol, Minggu (13/10/2019) malam.

Hal senada diungkapkan Asma warga Kecamatan Momunu. Menurutnya, adanya kegiatan Festival Pesona Buol ini selain memberikan hiburan, acara ini juga sebagai tempat mendapatkan informasi soal potensi yang dimiliki setiap kecamatan yang ada di Buol melalui stand pameran sebelas kecamatan, yang menampilkan beragam informasi baik informasi pembangunan, informasi potensi ekonomi, seni, budaya dan lokasi pariwisata unggulan setiap kecamatan.

“Acara ini harus terus dipertahankan, karena selain memberikan hiburan juga memberikan informasi terkait perkembangan di Kecamatan yang ada di Kabupaten Buol,” harapnya.

Selain lomba lagu daerah Buol, di malam kedua tersebut juga menampilkan talent dari para finalis Pemilihan Ta’Diti Maane Agu Ta’ Diti Buai atau Pemilihan Putra Putri Pariwisata Buol.

Kegiatan FPB ke VII  bertema “ Melestarikan Warisan Leluhur” tersebut digelar  sejak Sabtu  (12 Oktober 2019 hingga 17 Oktober

di Arena Eks STQ Kelurahan Leok II Kecamatan Biau Kabupaten Buol., diikuti sebelas kecamatan yang ada di daerah ini.

Penampilan talent salah satu finalis Pemilihan Ta’Diti Maane Agu Ta’ Diti Buai atau Pemilihan Putra Putri Pariwisata Buol, di Festival Pesona Buol ke VIII tahun 2019, Minggu (13/10/2019) malam, di panggung Utama. FOTO : RAHMAN

Sebelas kecamatan itu yakni Kecamatan Biau, Kecamatan Karamat, Kecamatan Lakea, Kecamatan Momunu, Kecamatan Tiloan, Kecamatan Bokat, Kecamatan Bukal, Kecamatan Bunobogu, Kecamatan Gadung, Kecamatan Paleleh Barat dan Kecamatan Paleleh.

Pada kegiatan itu sejumlah acara digelar pihak penyelenggara seperti Pemilihan Ta’Diti Maane Agu Ta’ Diti Buai atau Pemilihan Putra Putri Pariwisata, Pameran,  Lomba Lagu Daerah Putra dan Putri, Kreativitas Rebana, Kreativitas Gambus Jepeng, Lampion Boyo Pagut dan Karnaval Pariwisata Kecamatan se Kabupaten Buol.

Kegiatan ini laksanakan untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Buol ke 20 tahun, dengan menampilkan seluruh potensi seni, budaya dan pariwisata yang ada di sebelas kecamatan se Kabupaten Buol serta memberikan ruang kreatif bagi masyarakat, terutama para pelaku seni dan budayawan guna meningkatkan wawasan seni budaya untuk pengembangan seni budaya kedepan dan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah serta ajang promosi pariwisata dan pengembangan atau pelestarian seni budaya tradisional di Kabupaten Buol.

Reporter : Rahman

”benner