BPBD Sebut Banjir Buol Karena Aktifitas Tambang Ilegal

Kepala BPBD Kabupaten Buol, Abdurasyid.

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menyebutkan salah satu faktor penyebab banjir di Daerah itu karena aktifitas penambangan Ilegal dikawasan terdampak langganan banjir.

“Selain faktor lain mungkin banjir terjadi diakibatkan ada tambang-tambang liar di atas jadi itu penyebabnya,”sebut Kepala BPBD Buol, Abdurasyid, saat ditemui utarapost.co.id, Senin kemarin diruang kerjanya.

Muat Lebih

Abdurasyid, menjelaskan ada empat wilayah kecamatan yang menjadi langganan banjir setiap tahun, yaitu Kecamatan Momunu, Kecamatan Tiloan, Kecamatan Bukal dan sebagian Kecamatan Bokat.

Kata dia, banjir terjadi dikawasan itu akibat meluapnya air sungai sekitar, namun bukan hanya itu penyebabnya. Faktor adanya aktifitas pertambangan diempat wilayah kecamatan tersebut adalah bagian dari penyebabnya.

“Dan memang kondisi wilayah langganan banjir ini datarannya rendah sehingga saat air sungai meluap muda merendam desa-desa sekitar di empat wilayah kecamatan ini,”katanya.

Lanjut Abdurasyid menuturkan solusi terbaik adalah dengan merelokasi warga setempat. Selanjutnya eks permukiman yang dataran rendah tersebut dibangun waduk untuk mengindari terjadinya kembali banjir.

“Sudah kita sampaikan hanya masyarakat bertahan alasan mereka tinggal disitu sudah turun temurun sejak nenek moyang mereka, seperti di Desa Wakat dan Desa Yugut,”tandasnya.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef