Tidak Ada Anggaran, BPN Tolitoli Enggan Lakukan Pengukuran Tanah

Kantor ATR/BPN TOLITOLI
UTARAPOST – Pengukuran tanah untuk irigasi di Salugan tidak berjalan maksimal oleh BPN/ATR

Kantor ATR/BPN TOLITOLI

Tolitoli. Pasalnya memasuki bulan ke tujuh untuk pengukuran lahan, pembebasan lahan, dalam pembangunan Irigasi Salugan sampai saat ini belum dilakukan pihak Badan Pertanahan Tolitoli.

Kepala Desa Salugan, Sukirman  mengaku,  terkait pembayaran ganti rugi lahan milik warganya pihak pemerintah  desa sudah melakukakan pertemuan dengan masyarakat dan dihadiri oleh oleh BPN, Camat Lampasio berserta intansi yang terkait di kantor kecamatan setempat.
“Kepala BPN Tolitoli menjadi ketua tim dalam pembebasan lahan untuk irigasi, akan tetapi selaku ketua tim pembebasan lahan yang ditunjuk dari pihak BPN/ATR sampai hari ini (14/7) belum melakukan tugasnya untuk mengukur lahan tersebut,” keluhnya.
Sukirman menyebutkan, berdasarkan kesepakatan yang dibangun, kurung waktu lima bulan BPN Tolitoli sudah melakukakan pengukuran lahan,  namun hingga batas waktu yang disepakati,  pihak BPN  belum pernah turun lapangan untuk pengukuran lahan yang akan dijadikan irigasi.
“Hingga saat ini tidak ada pengukuran dan berakibat, pihak kontraktor dalam hal ini PT. Brantas Abipraya belum bisa melakukana pekerjaannya,” kata Sukirman.
Sementara itu, Kepala seksi Sengketa dan Penyelesaian  BPN/ART Tolitoli,  Supardi mengakui, hingg saat ini pihaknya belum melakukakan pengukuran lahan untuk pembebasan lahan yang ada di Kecamatan Lampasio.  menyusul baru dibentuknya  tim dengan dinas terkait untuk melakukan kroscek lapangan.
“Makanya kami agak terlambat dalam mengurus pembebasan lahan tersebut,” ujarnya.
Dia juga mengaku, pihaknya belum bisa turun lapangan untuk melakukan pengukuran, karena terkendala dengan anggaran yang tidak tersedia.
“Kalau memang pihak BWS bisa siapkan dana secepatnya,  kami akan turun lapangan untuk lakukakan pengukuran,” sebutnya. ***
”benner