Bupati Buol Tanggapi Pernyataan Fraksi Gerindra

Bupati Buol, Amirudin Rauf. FOTO : IST
banner 468x60

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Bupati Buol, Amirudin Rauf, menanggapi pernyataan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Buol, Ahmad Andi Makka, yang meminta Pemkab Buol, membatalkan hasil Pilkades serentak yang bermasalah.

“Negara kita negara hukum artinya setiap keputusan memiliki landasan hukum yang kuat. Pegangan kita dalam pilkades adalah Perda dan Perbub,”tulis Amirudin melalui pesan WhatsApp kepada utarapost.co.id, Kamis (19/12/2019) malam.

Muat Lebih

Bupati Amirudin, menjelaskan sebagai negara demokrasi yang menjamin hak konstitusi setiap warga negara maka menjadi salah satu pertimbangan lain dalam hal penyelesaian sengketa Pilkades.

“Jadi dalam memutuskan sengketa pilkades ini harus mempertimbangkan hak konstitusi setiap orang dalam bingkai aturan dalam hal ini Perda dan Perbup. Jadi sebagai Bupati saya harus mempertimbangkan itu semua termasuk kajian hukum dan saran penegak hukum,”tandasnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Buol, Ahmad Andi Makka. Foto : Dok. utarapost

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Andi Makka, meminta Bupati Buol Amirudin Rauf, membatalkan hasil Pilkades bermasalah yang sebelumnya telah berlangsung di 56 desa pada 2 Desember 2019.

Penegasan itu disampaikan Andi Makka, disela rehat usai gelar RDP membahas dugaan pelanggaran Pilkades Desa Taluan, diruang Baleg DPRD Buol, Kamis (12/12/2019).

Ia menegaskan, jika terbukti laporan masyarakat tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol harus mengembalikan kepada peraturan yang berlaku.

“Jika ini bertentangan dengan peraturan kami minta kepada Bupati untuk membatalkan hasil Pilkades di Desa penyelenggara yang bermasalah dengan prosedur yang berlaku,”tegas politisi Gerindra itu.***

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

banner 300x250
banner 468x60