Catatan Gangguan Kamtibmas Kabupaten Tolitoli 2019 Kondusif

Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko, S.I.K,MH saat memberikan keterangan persnya di Mako Polres Tolitoli, Selasa (31/12/2019) FOTO : IST

TOLITOLI,UTARAPOST.CO.ID – Catatan akhir tahun 2019 Polres Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, merekam tingkat gangguan Kamtibmas cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tolitoli, AKBP Hendro Purwoko, saat gelar konferensi pers, yang dihadiri sejumlah media baik online maupun media cetak, diruang aula Parama Satwika Makopolres Tolitoli, Selasa pekan kemarin.

Muat Lebih

“Alhamdulillah gangguan Kamtibmas diwilayah Tolitoli, tidak meningkat dibanding tahun kemarin justru mengalami penurunan secara drastis,”sebut Kapolres.

Ia menambahkan, berdasarkan data untuk jumlah Laka Lantas tahun 2018 sebanyak 158 kasus, meninggal dunia 43 orang, luka berat 122 orang. Sedangkan di tahun 2019 korban meninggal 42 orang, luka berat 122 orang.

Dari data tersebut jumlah kasus Laka Lantas tahun 2018 mengalami penurunan 5 persen pada tahun 2019.

“Untuk kasus Laka yang meninggal dunia di tahun 2019 ini saya rasa perbedaannya dengan tahun kemarin sangat tipis , ini yang menjadi PR buat kita di tahun mendatang untuk menurunkan angka terrsebut,”sambung Kapolres.

Sementara untuk kasus lainnya, seperti salah satu anggota Polri Bripka Justang, tinggalkan kesatuan karena tanpa izin selama 30 hari serta terlibat kasus penipuan dan penggelapan. Kasusnya kini telah dalam penanganan Propam Polres Tolitoli.

Kemudian kasus narkoba yang terjadi dilingkungan Lapas Tolitoli dengan tersangka Moh Nasir. Barang bukti yang berhasil disita, empat paket sabu seberat 572 dan 1.40 gram, serta narkotika sebanyak 674.440 gram dan Pil THD 1,748 butir.

“Saya menghimbau dengan tegas Setiap pemeriksaan di wilayah khusus kecamatan lampasio dan kec.basidondo dan wilayah kapolsek kecamatan. Laulalang,Setiap kendaraan roda empat atau roda dua harus di periksa dengan jelih,”tutup Kapolres.*

Reporter : Afandi

”benner