Demo Guru, Kadis Dikbud Diminta Copot Oknum Pejabat Arogan

Aksi solidaritas ratusan guru PGRI Buol di halaman kantor Disdikbud, Rabu (26/02/2020). FOTO : Moh Syarif M Joesoef/UP

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Ratusan guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Buol, melakukan aksi solidaritas di halaman depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Buol, Rabu (25/02/2020). Mereka meminta Kepala Dinas segerah mencopot oknum pejabat di Dinas tersebut yang dinilai arogan.

“Kami datang untuk menuntut keadilan. Kami muak dengan tingkah para pejabat Dikbud dan korwil-korwilnya yang sudah merusak etika bahkan telah menginjak harkat dan martabat guru. Untuk itu kami bersikap sebagai PGRI Buol meminta Kepala Dinas agar mencopot para pejabat-pejabat tersebut,”ujar Yudit Tarakuku dalam orasinya.

Muat Lebih

Yudit mengatakan, jika tuntutan mereka tidak direspon Kepala Dinas massa aksi yang terdiri dari guru ini akan melakukan aksi serupa yang lebih besar lagi.

Para pejabat yang diminta dicopot dari jabatan mereka adalah Kabid Pembinaan SMP, Korwil Kecamatan Biau, Karamat, Lakea, Paleleh, dan Korwil Kecamatan Paleleh Barat serta Korwil Kecamatan Momunu.

Sebab mereka dinilai telah melakukan tata kelolah pendidikan tidak profesional dan proporsional yang biasnya menyalahkan kesalahan kepada guru.

“Mulai dari pengurusan guru kontrak, tata kelola dana BOS sampai urusan mutasi dilakukan tidak profesional dan merugikan para guru. Kita tidak akan tinggal diam atas kondisi terpuruknya dunia pendidikan di negeri ini hanya karena ulah pejabat yang arogan,”terang Yudit.

Selanjut massa aksi menujuh ke gedung DPRD Buol. Kehadiran ratusan guru diterima bagian Sekertariat Dewan dan menyampaikan bahwa saat ini seluruh anggota DPRD tengah keluar daerah dalam rangka perjalanan Dinas dan akan kembali pada tanggal 3 Maret mendatang.

Massa aksipun membubarkan diri selanjutnya akan kembali menemui anggota DPRD memintah RDP terkait tuntutan mereka.

Sementara itu, ditemui utarapost.co.id, Sekertaris Disdikbud Buol Supratman Salakea, saat dimintai tanggapannya menolak memberikan komentar secara terperinci.

“Insya Allah menanggapi harapan mereka nanti di DPR kami jawab saat RPD,”katanya.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

”benner