Dibebani Biaya Transportasi, Pasien BPJS Rujukan RSUD Buol Terpaksa Gunakan Ambulans Polres

Pasien RSUD Mokoyurli saat akan dirujuk ke RS Mokopido Tolitoli yang sempat dimintai biaya transportasi oleh bagian administrasi RS Buol, Minggu (13/10/2019). Foto : Sofyan Pahude

Pasien RSUD Mokoyurli saat akan dirujuk ke RS Mokopido Tolitoli yang sempat dimintai biaya transportasi oleh bagian administrasi RS Buol, Minggu (13/10/2019). Foto : Sofyan Pahude

BUOL,UTARAPOST.CO.ID – Dua pasien RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol, Ayu Mahardika dan Saripa Jaafar, merupakan korban kecelakaan tunggal yang akan dirujuk ke RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli. Keduanya dirujuk karena mengalami luka parah bagian dalam.

Muat Lebih

Informasi diterima utarapost.co.id, melalui rilis Sofyan Pahude, yang disampaikan Idris Jaafar (keluarga) ke redaksi media ini, menyebutkan karena keterbatasan fasilitas medis dan tidak adanya dokter spesialis bagian dalam keduanya terpaksa harus dirujuk ke RSUD Tolitoli. Dalam keterangan press rilis itu, pasien diketahui adalah peserta BPJS aktif. Selain itu untuk keperluan administrasi rumah sakit, pasien juga telah memegang surat keterangan kecelakaan dari pihak Satlantas Polres Buol.

Kendati telah memenuhi syarat administrasi, namun pihak RSUD Mokoyurli tetap membebani biaya transportasi untuk kepentingan rujuk pasien ke rumah sakit Tolitoli.

Tak tanggung-tanggung kepada keluarga pasien, RSUD Mokoyurli memintah biaya transportasi sebesar Rp.1.460.000 jika menggunakan mobil ambulans milik rumah sakit. Sedangkan jika menggunakan mobil rental, pasien dimintai biaya Rp.900.000 untuk sewa kendaraan.

Pasien RSUD Mokoyurli saat akan dirujuk ke RS Mokopido Tolitoli yang sempat dimintai biaya transportasi oleh bagian administrasi RS Buol, Minggu (13/10/2019). Foto : Sofyan Pahude

Tidak mampu memenuhi, permintaan biaya transportasi yang di patok pihak RSUD Mokoyurli, keluarga pasien menghubungi Polres Buol, untuk memintah bantuan mengantar pasien rujuk menggunakan mobil ambulans milik Polres.

“Melalui Iptu Jaozi, Polres Buol siap mengantar sampai RS Tolitoli secara gratis. Atas kesiapan Polres Buol itu kami kembali hubungi pihak RS Buol untuk menyampaikan bahwa mobil ambulans Polres Buol siap mengantar tanpa biaya apapun,”terang Idris.

Atas kesiapan mobil ambulans noto Polres Buol, yang bersedia membawah pasien rujukan secara gratis. Selanjutnya, keluarga pasien menyampaikan ke RSUD Mokoyurli bagian administrasi.

Anehnya, meski tetap memintah keluarga pasien menanggung biaya transportasi, pihak rumah sakit menyarankan agar pasien tidak perlu menggunakan mobil ambulans polres Buol karena rumah sakit telah menyediakan transportasi.

“Setelah Itu Sudara Sofyan mendapat telfon kembali dari Pak IPTU Jaozi, lewat Penyampaian Pak IPTU Jaozi kepada sofyan, bahwa pihak rumah sakit tak mengizinkan Ambulans Polres Buol mengantarkan pasien yang akan di rujuk karena segala menyangkut pasien lewat BPJS menjadi tanggung jawab RS.Mokoyuri Buol,”terang Idris.

Selanjutnya, selang beberapa menit kemudian sekitar pukul 12.00, bagian administrasi RS Mokoyurli, menghubungi keluarga pasien dan menyampaikan bahwa pasien akan segerah dirujuk pada pukul 12.00 waktu setempat.

Mendapat pemberitahuan demikian, pihak keluarga pasien kembali mempertanyakan soal biaya transportasi. Entah tak ingin belangnya diketahui yang pasti pihak rumah sakit mengaku bahwa pasien rujukan dalam tanggaungan BPJS tidak dipungut biaya satu sen pun.

“Dan setelah itu pada waktu pemberangkatan pukul 14.00 pasien langsung di berangkatkan ke Tolitoli dengan menggunakan Mobil Avanza (Rental), sekaligus dengan di kawal oleh salah satu perawat dan keluarga pasien. Demikian laporan ini kami Buat, Wallahul Muwaffiq Illa Aqwamit Thorieq. Wassalamu Alaikum Wr.Wb. Pembuat laporan. Sofyan Pahude,”tandasnya.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

”benner