Gas Elpiji 3 Kg di Poso Langka

Kurun sebulan terakhir, kebaradaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Poso, langka. FOTO : IST

POSO, UTARA POST- Sejumlah warga di Poso, Sulawesi Tengah mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 Kg yang sudah hampir satu bulan terakhir gas sangat sulit didapatkan.

Menurut salah satu warga Poso, Iwan jika dirinya sangat sulit mendapatkan gas elpiji 3 Kg atau gas melon yang dijual dipangkalan. Ia mengaku terpaksa harus berkeliling mencarinya.

“Sangat sulit saya mendapatkan gas elpiji, tidak tahu kenapa pak, padahal biasa mudah dapat gas elpiji,” ucapnya kepada Poso Raya Kamis 19 April 2018.

Warga sudah mencari dari satu pangkalan satu ke pangkalan lain dan dari pengecer satu ke pengecer lain, tetap saja dia tidak mendapatkan gas elpiji.

Keluhan warga terhadap kelangkaan gas elpiji 3 Kg ini pun menjadi viral di media sosial, warga bingung harus mencari dimana untuk mendapatkan gas melon tersebut.

Warga lainya Aldinsyah mengatakan sudah mendatangi sejumlah pangkalan dan pengecer di warung- warung kecil yang menyediakan gas melon, namun tidak juga mendapatkannya.

“Sudah kesana kesini, tapi tidak juga mendapatkan gas tiga kilogram. Padahal sangat dibutuhkan buat memasak,” tuturnya.

Untuk mendapatkan gas elpiji, ia menitipkan tabung gas di pangkalan. Agar saat ada stok baru datang ke pangkalan, dia langsung mendapatkan jatah.

Mas Parjiman penjual bakso juga mengeluhkan sulit mendapatkan gas melon, bahkan ia biasanya tidak menjual ketika tidak mendapatkas gas 3 Kg.

Sementara, pemilik pangkalan gas melon, Ibu Fey mengatakan ada pengurangan pasokan beberapa waktu terakhir ini. Dirinya pun tidak mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 Kg.

Menurutnya, dalam seminggu ia mendapatkan 60 tabung gas elpiji 3 Kg dengan harga Rp 20 ribu satu tabung, dan langsung habis diserbu pembeli.

“Biasanya kalau normal seminggu dua kali dapat gas, namun sejak sebulan terakhir, hanya dapat sekali,” kata pemilik pangkalan gas elpiji Ibu Fey.

Bahkan, kata dia, pada sepekan terakhir ini, ia belum mendapatkan pasokan gas melon kembali. Sehingga, ia harus memasang papan bertuliskan gas habis di tempat jualanya agar langganan bisa mengetahuinya.

“Setiap hari pelanggan saya datang untuk menanyai gas jadi saya mau jelaskan bagaimana kalau langka,” ujarnya.

Warga dan penjual gas elpiji 3 Kg berharap, pemerintah bisa menstabilkan kembali gas elpiji 3 Kg agar kebutuhan warga bisa stabil kembali. WWN

Kurun sebulan terakhir, kebaradaan gas elpiji 3 kilogram di Kota Poso, langka. FOTO : IST

”benner