JADI CALO PENERIMAAN CPNS, Oknum PNS Diringkus Polres Tolitoli

KET FOTO : Kapolres Tolitoli, AKBP.M.Iqbal Alqudusy.SH.SIK didampingi Wakapolres dan kiri Kasat Reskrim saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penipuan berkedok penerimaan CPNS di wilayah hukum Polres Tolitoli. FOTO : EWIN

TOLITOLI, UTARA POST –  Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli meringkus oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemerintah kabupaten Tolitoli, berinisial SH alias ALN,  karena diduga terlibat dalam percaloan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah tersebut.

Kapolres Tolitoli AKBP.M.Iqbal Alqudusy.SH.SIK  dalam konferensi pers menjelaskan, tersangka yang di duga merupakan calo CPNS Tolitoli adalah seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tolitoli, berinisial SH alias Aln.

Kapolres mengatakan, kasus calo CPNS ini berawal dari sekitar bulan februari 2018, tersangka bertemu dengan inisial R di rumahnya, dimana saat itu ia meminta kepada tersangka ALN untuk merekrut menjadi CPNS dengan cara harus bisa meyakinkan mereka dengan cara apapun agar para PNS menyerahkan sejumlah uang untuk pengurusan CPNS, di mana saat itu  R mematok harga sebesar RP. 21 juta Rupiah.

“Apabila tersangka dapat merekrut satu orang maka tersangka mendapat Fee sebesar 2,5 jt. Tersangkan ALN melakukan aksinya sejak bulan februari 2018 hingga Mei 2018, tersangka sudah merekrut 51 orang CPNS dengan permintaan uang secara bervariasi mulai dari RP.1.5jt, hingga yang terbesar 50 juta rupiah, diperkirakan uang yang terkumpul selama tiga bulan sebanyak 500 juta rupiah,” jelas kapolres.

Kapolres menyebutkan, uang hasil penipuan tersebut diserahkan kepada R yang saat ini masih DPO.  Selama menjalankan aksinya tersangka sendiri mendapat bagian sekitar 30 juta rupiah dan uang tersebut digunakan tersangka SH alias ALN untuk membeli barang dan untuk kebutuhan hidup sehari hari.

“Cara yang dilakukan pelaku saat itu yakni meyakinkan korban korbannya bahwa ia bisa mengurus mereka untuk jadi PNS dengan jalur Tol, dan apabila tidak lulus jadi PNS maka uang yang diserahkan kepada tersangka ALN akan dikembalikan,” papar kapolres.

KET FOTO :
Kapolres Tolitoli, AKBP.M.Iqbal Alqudusy.SH.SIK didampingi Wakapolres dan kiri Kasat Reskrim saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penipuan berkedok penerimaan CPNS di wilayah hukum Polres Tolitoli. FOTO : EWIN

Kapolres memaparkan, saat itu pelaku merekayasa adanya tes penerimaan CPNS secara tertulis di rumah warga dan rumah orang tua pelaku sendiri. Tes tertulis yang dilakukan tersebut dilakukan agar dapat menyakinkan para korban bahwa mereka benar benar telah mengikuti seleksi penerimaan PNS.

“ Sampai saat ini korban penipuan CPNS yang melaporkan secara resmi di Polres Tolitoli baru dua orang, dimana bagi para korban yang merasa telah dirugikan kami persilahkan untuk melapor ke polres tolitoli,” jelas Iqbal, saat jumpa pers.

Tersangka ALN, sendiri kata Kapolres ditangkap pada 4 Juli 2018 oleh Polda Sulteng, namun karena lokasi kejadian dan para korban yang terbanyak ada di Kabupaten Tolitoli,  maka kasus ini dilimpahkan ke Polres Tolitoli penanganannya.

“Saat ini kami sudah melakukan penyelidikan atas dugaan kasus penipuan tersebut,” ujarnya.

Kapolres mengimbau,  bagi masyarakat yang sudah merasa tertipu agar segera melaporkan ke Polres Tolitoli, karena di buka posko pengaduan terkait kasus penipuan CPNS.

Kapolres menambahkan, terhadap tersangka dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara, dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit HP Merk Xiaomi warnah hitam, 1 unit UFi Box, 1 unit Note book merk Acer warnah hitam, 1 unit power supply warnah abu abu, 1 unit main board merk power trenge, 1 unit main board merk naruto, 1 unit main board merk varro, 1 unit VGA card, 1 unit terster android, 1 unit power bank warna silver 1 buah tas koper merk pollo garden warna hitam 1 buah kotak cincin yang berisikn 21 buah cincin batu akik, 1 buah kaca mata hitam merk ray ban.

“Saat ini baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka,namun jaringan akan kami bongkar. Barang bukti bersama tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Tolitoli,” tandasnya. EWIN

”benner