JELANG HUT KE 72 TAHUN Mesin ATM BNI di Tentena  Dibobol Maling, Ratusan Juta Raib

Ket Foto: ATM Bank BNI Tentena yang di kerumuni karyawan Bank dan warga saat polisi olah TKP lanjutan. FOTO : IST

TENTENA, UTARA POST – Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Negara Indonesia (BNI) yang berada di depan RSU Sinar Kasih Tentena, Jalan Setia Budi, Kelurahan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba pada Selasa malam 3 Juli 2018 dibobol pencuri. Akibatnya uang sebesar Rp. 100 juta lebih yang berada didalam mesin ATM tersebut raib dibawa pelaku.

Peristiwa itu terjadi sehari sebelum bank milik pemerintah itu berulang tahun ke 72 tahun. Akibat kejadian itu, sejumlah warga yang merupakan nasabah bank tersebut tidak bisa melakukan transaksi di mesin ATM tersebut.

Kejadian dibobolnya mesin ATM miliki BNI tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur kota yang terkenal dengan wisata danaunya dan ikan sidatnya.

Peristiwa itu awalnya diketahui oleh salah satu warga yang saat itu akan mengambil uang di mesin ATM tersebut. Namun, warga itu melihat kondisi lampu yang terpasang diruangan ATM tengah padam dan dibarengi kondisi box mesin ATM sudah dalam kondisi berantakan.

Ket Foto: ATM Bank BNI Tentena yang di kerumuni karyawan Bank dan warga saat polisi olah TKP lanjutan. FOTO : IST

Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto yang di konfirmasi membenarkan adanya kejadian pembobolan mesin ATM tersebut.

“Kami mendapat laporan dari warga adanya pembobolan ATM. Kejadiannya sekitar jam 19.45 wita ada saksi warga saat itu akan mengambil uang tiba-tiba melihat lampu yang terpasang.  Di lokasi ATM sudah padam dan box pada ATM juga sudah berantakan,” ucap Bogiek. Rabu 4 Juli 2018.

Saat mendapat laporan warga melalui Polsek Tentena, beberapa jam kemudian pihak kepolisian Reskrim Polres Poso langsung melakukan olah TKP.

Kapolres Bogiek menyampaikan dari hasil olah TKP sementara, dari empat box penyimpanan uang yang berada di mesin ATM, pelaku hanya mengambil uang yang berada di dalam satu box saja.

“Dari empat box yang berada di dalam mesin ATM, pelaku hanya membawa uang yang berada pada satu box saja. Kerugiannya senilai seratus juta lebih,” jelas Kapolres.

Bogiek menambahkan, untuk mengetahui ciri-ciri pelaku dan motif pelaku, saat ini pihak kepolisian Polres Poso masih melakukan pendalaman melalui kamera CCTV dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembobolan mesin ATM. Bahkan pelaku yang buron tengah dalam pencarian polisi.

“Masalah siapa pelakunya dan apa motifnya tim kami masih melakukan pendalaman serta memeriksa sejumlah saksi,” tutur kapolres

Salah satu warga Pamona, Jones kepada Poso Raya mengatakan, sebelum kejadian pembobolan ATM wilayah Tentena dilanda hujan deras dan aktifitas lalu lintas dalam keadaan sepi.

Warga baru mengetahui adanya pembobolan ATM saat polisi sudah berada di lokasi kejadian.

“Waktu malam itu pak Tentena hujan deras baru tampak sepi, torang baru tahu ada kejadian pas polisi dari polsek sudah datang di ATM,” ucap Jones.

Sementara itu demi memaksimalkan proses penyelidikan pembobolan uang, untuk sementara proses transaksi di lokasi ATM BNI Tentena diberhentikan sementara, polisi kemudian memasang garis police line. RHM/VJR

 

”benner