Kadivpas Kanwil Sulteng Apresiasi Kinerja Lapas Leok

Direktur Kantib Dirjen Pas, Ka Kanwil dan Ka.Divpas tengah berdiskusi sekaligus mendengarkan penjelasan Kepala Lapas Kelas III Leok tentang musibah robohnya tembok keliling dan pos menara atas Lapas Kelas III Leok (FOTO : IST)

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulteng, Suprato Bc Ip SH MH, memberikan apresiasi terhadap kinerja Lapas Kelas III Leok, Kabupaten Buol, Sabtu (07/03/2020).

Kepada utarapost.co.id, Kepala Lapas Kelas III Leok, Edi Yulianto SH, mengatakan apresiasi itu menyusul terciptanya komunikasi dan kolaborasi dijajaran Lapas Kelas III Leok, terkait peristiwa ambruknya tembok dinding pembatas Lapas pada Minggu pekan kemarin.

Muat Lebih

Ia menuturkan apresiasi itu disampaikan Kadivpas Kanwil Kemenhumkam Sulteng saat memberikan arahan peningkatan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan SOP untuk meminimalisir kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan.

“Pengarahan dan apresiasi Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sulteng kepada pegawai dan penghuni Lapas atas kerjasamanya sehingga dalam bencana ini tidak ada korban jiwa dan Wabin tidak ada yang melarikan diri sehingga Lapas dalam kondisi aman dan terkendali,”beber Edi Yulianto.

Edi Yulianto, menambahkan pada pertemuan dengan Direktur Kantib Dirjen Pas, Kepala Kanwil dan Kadivpas Kemenkumham Sulteng, pihaknya juga menyampaikan kronologis ambruknya tembok keliling Lapas dan satu Pos menara pengawas.

Kalapas kelas III Leok, menambahkan dari hasil pemaparan krologis peristiwa ambruknya tembok Pas Direktur menyampaikan akan mengupayakan pembangunan secepatnya.

“Direktur Kantib Dirjen Pas , Ka. Kanwil dn Ka.Divpas mendengarkan penjelasan dr Ka. Lapas Kelas III Leok ttg Musibah Robohnya tembok keliling dan Pos Menara Atas Lapas Kelas III Leok dan Pas Direktur berjanji akan memperjuangkan agar cepat dibangun kembali,”pungkas Edi Yulianto.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya tembok dinding pembatas Lapas kelas III Leok, bagian belakang ambruk. Peristiwa itu akibat amblasnya tanah sekitar bangunan tergerus, menyusul hujan deras mengguyur Kabupaten Buol kurun sebulan terakhir.

Kejadian pada Minggu sekira pukul 10.00 waktu setempat, tidak ada korban dalam peristiwa itu.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef