Kejaksan Tolitoli Musnahkan Babuk Perkara Narkotika

TOLITOLI, UTARA POST – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli musnahkan puluhan ribu butir pil koplo (THD) dan narkotika jenis shabu sebanyak 7.134.8 kilogram (Kg) dari hasil sitaan Polres Tolitoli selama Januari 2017 s/d 2018 yang perkara hukumnya telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht).

Kegiatan pemusnahan babuk kasus Narkotika tersebut dilakukan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli, Rabu (4/7/2018). Antusias masyarakat memenuhi kantor Kejari Tolitoli menyaksikan pemusnahan barang haram tersebut dari luar pagar.

Barang bukti yang dimusnahkan Kejaksaan Negeri Tolitoli total beratnya 7,134.8 Kg serta 11.600 butir Pil koplo THD (Trihexyphenidyl). Barang bukti tersebut merupakan hasil rampasan dari pelaku tindak kejahatan yang berada di wilayah Hukum Polres Tolitoli, yang mana pelaku tindak Kejahatan narkotika telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Negeri Tolitoli.

Dalam kegiatan pemusnahan narkotika di Kejaksaan Negeri Tolitoli, hadir Wakil Bupati Tolitoli, H. Abd.Rahman H.Budding mewakili Bupati Tolitoli, Danlanal Tolitoli, Letkol (P) Philipus, Kapolres Tolitoli AKBP M.Ikbal Alqudhushi. Kepala KPPLP, Makmur SH mewakili Kalapas Tolitoli, Kepala Pengadilan Negeri Tolitoli Joko Dwiatmoko, SH. MH serta Pejabat dalam Forkopimda di Tolitoli, Rabu (4/7/2018).

KET FOTO :
Kajari Tolitoli, Suharjono, SH didampingi Wabup Tolitoli, H. Abd. Rahman H. Budding bersama Danlanal Tolitoli, Letkol (P) Philipus, Kapolres Tolitoli AKBP M.Ikbal Alqudhushi. Kepala KPPLP, Makmur, SH mewakili Kalapas Tolitoli, Kepala Pengadilan Negeri Tolitoli Joko Dwiatmoko, SH. MH serta Pejabat dalam Forkopimda di Tolitoli, saat akan melakukan pemusnahan barang bukti berupa shabu seberat 7.134.8 gram dan puluhan ribu pil koplo jenis THD, Rabu (4/7/2018) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli. FOTO : ERWIN

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tolitoli, Suharjono,SH mengatakan, dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan oleh kejaksaan, merupakan bukti komitmen pihaknya dalam melakukakan pemberantasan narkotika yang ada di Kabupaten Tolitoli.

“Kami pihak kejaksaan dan Polres Tolitoli telah membangun komitmen untuk memberikan efek jera buat para bandar dan pengedar narkoba yang ada di tolitoli. Kami menyatakan sikap untuk Menolak Narkotika ,Tiada Tempat Buat Pelaku Kejahatan Narkotika di Kota Cengkeh ini,” tegasnya.

Kajari menegaskan, pihaknya dalam melakukan penegakkan hukum tanpa pandang bulu, serta melakukan penuntutan pidana penjara maksimal bagi pelaku kejahatan narkotika.

Selain itu kata Kajari, upaya pencegahan dini terhadap anak anak agar tidak menyalahgunakan Narkotika, pemusnahan Babuk adalah bentuk komitmen Kejaksaan dalam pemberantasan barang haram tersebut dan bentuk transparansi terhadap barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, untuk dilakukkan pemusnahan dihadapan masyarakat dan wartawan, agar dapat dipublikasi di media.

“Barang Bukti yang dimusnahkan dengan cara dilebur memakai cairan kimia, berupa air keras dan soda api yang dicampurkan didalam panci, “ jelasnya kepada awak media.

Sementara itu, Wakil Bupati Tolitoli,H.Abd Rahman H.Budding saat ditemui usai Pemusnahan Barang Bukti mengatakan, keprihatinannya terhadap banyaknya barang bukti yang dimusnahkan.
“Ini mengisyaratkan tingginya peredaran narkotika di Kabupaten Tolitoli untuk merusak generasi muda kita,” sebutnya.

Wabup Abd Rahman berharap, penerapan hukuman maksimal kepada pelaku kejahatan narkotika agar bisa dapat efek jera nantinya.

Wabup meminta agar pihak kejaksaan memberikan tuntutan hukuman maksimal kepada pengedar narkotika dan wajib diterapkan agar punya dampak efek jera. Jika diperlukan pidana maksimal yakni hukuman mati kenapa tidak diterapkan agar generasi muda yang ada di Tolitoli bisa terselamatkan.

“ Intinya, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menyatakan sikap menolak dan melawan pemberantasan narkotika  yang ada di Tolitoli ,tiada tempat buat pelaku kejahatan narkotika di kota penghasil cengkeh,” tegasnya.  ERWIN

”benner