Kemensos Alokasikan Dana Rp 600 Juta untuk KUBE di Tolitoli

KET FOTO : Bupati Tolitoli, Hi.Moh. Saleh Bantilan (Tengah), Kadis Sosial Provinsi Sulteng, Ridwan Mumu (kanan) dan Kadis Sosial Kabupaten Tolitoli, Indar Dg. Silasa (kiri)

TOLITOLI, UTARA POST –  Kementerian Sosial RI mengalokasikan dana sebesar Rp 600 juta yang bersumber dari APBN tahun 2018, untuk Kelompok Usaha bersama (KUBE) yang ada di Kabupaten Toltoli.

Berkaitan dengan dana tersebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Sosial Provinsi Sulteng  bekerjasama dengan Dinsos Kabupaten Tolitoli,mengadakan bimbingan teknis (Bimtek)  terkait penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dalam penanganan fakir miskin di perkotaan Sulawesi Tengah tahun 2018, Selasa (31/7/2018) di Aula Manggala Kodim 1305 Buol-Tolitoli.

Bimtek terhadap KUBE di Tolitoli tersebut dibuka Bupati Tolitoli, Hi.Moh. Saleh Bantilan, dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Ridwan Mumu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli,Hi.Indar Dg.Silasa, Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Muh. Nur Munawar, para Lurah se-Kecamatan Baolan serta para penerima bantuan kelompok usaha bersama (KUBE).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Ridwan Mumu menjelaskan, penanganan fakir miskin merupakan salah satu upaya strategi nasional, dalam mewujudkan sistem ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial dan melindungi hak asasi manusia, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

“Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan lembaga yang fokus pada program pembangunan bidang kesejahteraan sosial, melaksanakan kegiatan dengan tujuan untuk memberdayakan dan menanggulangi kelompok masyarakat miskin, melalui kegiatan penanganan fakir miskin perkotaan dengan pendekatan kelompok usaha bersama (KUBE),” jelasnya.

Ridwan menambahkan, Kabupaten Tolitoli teralokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui program KUBE sebesar 600 juta rupiah, dengan jumlah kelompok sebanyak 30 kelompok yang beranggotakan 10 orang dalam 1 kelompok.

“Dana ini nantinya akan disalurkan langsung ke rekening kelompok usaha bersama dengan pembagian masing-masing kelompok mendapat 20 juta rupiah,” sebutnya.

Dia menyebutkan, dalam pembelanjaan dana tersebut, kelompok usaha bersama didampingi para pendamping yang telah direkrut dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah.

KET FOTO :
Bupati Tolitoli, Hi.Moh. Saleh Bantilan (Tengah), Kadis Sosial Provinsi Sulteng, Ridwan Mumu (kanan) dan Kadis Sosial Kabupaten Tolitoli, Indar Dg. Silasa (kiri)

Bupati Tolitoli,Hi.Moh.Saleh Bantilan dalam sambutannya mengatakan, kelompok usaha bersama adalah salah satu pendekatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat, guna menanggulangi kemiskinan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Kegiatan pemberdayaan ini kata Bupati, meliputi pemberian bantuan stimulan untuk kegiatan usaha ekonomi produktif, pendampingan dalam merintis dan mengembangkan usaha serta peningkatan keterampilan teknis anggota.

“Tujuan diselenggarakannya bimbingan teknis ini agar masyarakat bisa termotivasi dan tergabung dalam KUBE guna melaksanakan aktivitas kelompoknya sehingga, berdampak pada peningkatan sosial ekonomi mereka,” paparnya

Bupati berharap, pemanfaatan bantuan yang diterima disesuaikan dengan kebutuhan jenis usaha yang telah dipilih anggota kelompok dan para penerima bantuan, mengelola bantuan yang diberikan dengan baik, sehingga berkembang sekaligus dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun kelompok itu sendiri. ERWIN

 

 

 

”benner