KPID Sulteng Gelar Literasi Media Kepada Pelajar Buol

Ketua PGRI Buol, Muhammad Singara, saat materi dalam kegiatan Literasi Media yang digelar KPID Sulteng bagi pelajar di Kabupaten Buol, Selasa (22/10/2019). Foto : IST
banner 468x60

Ketua PGRI Buol, Muhammad Singara, saat materi dalam kegiatan Literasi Media yang digelar KPID Sulteng bagi pelajar di Kabupaten Buol, Selasa (22/10/2019). Foto : IST

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar literasi media bagi seratusan pelajaran tingkat SLTA di Kabupaten Buol, bertempat di salah satu gedung graha pertemuan di daerah itu, Selasa kemarin.

Muat Lebih

Kegiatan berlangsung sehari yang bertajuk “Siswa Cerdas Memilih Siaran Sehat” bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang radio dan televisi kepada para peserta literasi tentang dampak negatif dan positif dari media penyiaran.

Literasi media bagi pelajar itu diselenggarakan olek KPID Sulteng bekerjasama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Buol.

Literasi menghadirkan para pembicara, Masbait Lesnusa dan Abd Chair A Mahmud serta Ketua PGRI kabupaten Buol Muhammad Singara.

Dalam literasi media yang bertema “Siswa Cerdas memilih Siaran Sehat” tersebut, para narasumber menjelaskan tentang pentingnya ketrampilan dan daya kritis siswa dalam mengkonsumsi konten media penyiaran.

Seratusan siswa tingkat SLTA Kabupaten Buol, mengikuti Literasi Media, oleh KPID. Berlangsung di Kabupaten Buol, Kelurahan Leok 1, Selasa (22/10/2019). Foto : IST

Ketua PGRI Buol, Muhammad Singara, dalam penjelasannya mengatakan setiap hari masyarakat disuguhkan berbagai macam tayangan maupun informasi yang berasal dari berbagai media. Informasi yang diterima masyarakat seharusnya tidak langsung diterima begitu saja, namun terlebih dahulu dipahami dengan jelas dan disikapi ketika merespon tayangan tersebut.

Ia menambahkan, untuk mencapai sikap itu dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana menilai acara yang disuguhkan.

“Dengan begitu diharapkan agar dapat menghindarkan siswa dari dampak buruk penyiaran, misalnya yang mengungkapkan privasi orang, yang bermuatan seksual, yang berbau kekerasan, yang berbau mistik, dan berbagai konten negatif lainnya,”kata Ketua PGRI Buol.

Singara, juga mengajak kepada para peserta harus sensitive dan selektif dalam menilai siaran yang akan ditonton. Jika acaranya tidak mendidik, sebaik dihindari.

Sementara, pemberian materi oleh narasumber, kepada para peserta juga diberikan kesempatan saling bertukar pengalaman antar sesama siswa peserta literasi terkait manfaat dari konten program siaran tertentu yang bisa memberikan inspirasi positif bagi mereka.

Literasi media ini ditutup dengan sesi tanya jawab serta pencerahan dari para narasumber kepada para siswa, misalnya, bagaimana kiat-kiat untuk memilih siaran-siaran yang sehat, termasuk waktu menonton yang sesuai dengan kebutuhan siswa

Selain itu, juga kepada para siswa peserta. KPID Sulteng, memberikan informasi pengaduan jika ada siaran atau tayangan yang kurang mendidik melalui : Website : http://kpidsulteng.com, Facebook : Kpid Prov Sulteng, IG : @KpidSulteng, No Aduan/Whatsapp : 081145603403.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

banner 300x250
banner 468x60