Operasi Pekat, Polisi Poso Tangkap Pembawa Sabu dan Amankan Miras

Suasana jumpa pers yang memperlihatkan barang bukti , hasil operasi Pekat Tinombala II tahun 2019 yang digelar Jumat (29/11/2019) di Mapolres Poso. FOTO : DARMAWAN
banner 468x60

POSO, UTARAPOST.CO.ID – Kepolisian di Poso, Sulteng berhasil mengamankan sejumlah barang bukti ilegal dari warga dalam sebuah hasil pelaksanaan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tinombala II tahun 2019.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, sejak 15-28 November 2019 itu polisi mengamankan barang bukti berupa puluhan kantong miras jenis cap tikus, kosmetik illegal, petasan dan satu unit kendaraan roda dua.

Muat Lebih

Dalam jumpa pers di Mapolres Poso, Jumat (29/11/2019) polisi kemudian memperlihatkan seluruh babuk tersebut bersama satu orang tersangka pelaku narkoba kakek berinisial MX (63) yang memiliki sabu seberat 1,05 gram disertai rangkaian alat hisapnya.

Kabag Ops Polres Poso, AKP Sudaryanto mengatakan, jika pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala 2019 yang dilakukan pihaknya merupakan kegiatan penanganan dan penegakan hukum serta penanggulangan penyakit masyarakat rangka memelihara situasi Kamtibmas aman dan kondusif pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

“Seluruh barang bukti yang kami amankan digelar pada saat ini merupakan hasil operasi Pekat selama 14 hari, baik sitaan dari target operasi ataupun non target operasi. Kegiatan ini adalah operasi kepolisian mandiri kewilayahan dibantu oleh instansi terkait serta komponen masyarakat lainnya,” kata Sudaryanto didampingi Kasat Narkoba, AKP Abdullah Hasanudin bersama Kasat Reskrim, Iptu Aji Rizaldi Nugroho dan Kasubag Humas.

Sementara pelaksanaan Operasi Pekat Tinombala II 2019 tidak jauh berbeda dengan hasil pelaksanaan operasi pekat tahun sebelumnya, dengan temuan kasus terbanyak didominasi miras, prostitusi, perjudian, premanisme serta penyalahgunaan narkoba.

Kasat Reskrim, Iptu Aji menegaskan pihaknya juga akan menindak tegas bagi warga yang menjual petasan hingga minuman keras pada saat pergantian tahun baru 2020. Hal itu dilakukan pihaknya untuk memberikan rasa aman di wilayah hukum Polres Poso.

“Meskipun pelaksanaan operasi ini telah berakhir, tapi kami masih tetap melakukan operasi rutin secara kewilayahan di masing-masing polsek, dengan tujuan pelaksanaan natal dan tahun baru di Poso berlangsung aman dan kondusif,” tegas Aji.

Seluruh barang bukti hasil temuan baik operasi pekat dan operasi zebra nantinya akan dimusnahkan pada pelaksanaan gelar pasukan pengamanan Operasi Lilin 2019.

Reporter : Darmawan

banner 300x250
banner 468x60