Pelaksanaan Opster TNI 2018 Di Poso Resmi Ditutup

KET FOTO : Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni didampinbgi sejumlah pejabat jajaran TNI dan Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, saat memukul gong sebagai tanda kegiatan Opster TNI 2018 Sintuwu Maroso di Kabupaten Poso resmi ditutup, Sabtu (18/5/2018) di Lapangan sepak bola Desa Mapane, Kecamatan Poso Pesisir. FOTO : HUMAS KOREM 132/TDL

POSO, UTARA POST- Pelaksanaan Operasi Teritorial (Opster) TNI 2018 Sintuwu Maroso di Kabupaten Poso, resmi ditutup Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni, Sabtu (18/5/2018) di Lapangan sepak bola Desa Mapane, Kecamatan Poso Pesisir.

Pelaksanaan Operasi Teritorial (Opster) Sintuwu Maroso 2018 di Poso yang telah digelar selama 2 bulan sejak Maret hingga Mei 2018.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni dalam sambutan penutupannya mengatakan, selama kurang lebih 70 hari pelaksanaan opster di Poso, prajurit TNI-Polri dan unsur Pemda serta segenap komponen masyarakat Poso telah memberikan dukungan penuh.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bukti kuat dalam menyukseskan pelaksanaan Opster yang digelar TNI untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat serta kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“Sebagai penanggung jawab Opster TNI 2018 di Poso saya mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak termasuk Pemda Poso serta seluruth masyarakat yang telah membantu secara moril dan materil sehingga Opster TNI ini berjalan baik dan lancar,” ungkap Pangdam Madsuni.

KET FOTO :
Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni didampinbgi sejumlah pejabat jajaran TNI dan Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, saat memukul gong sebagai tanda kegiatan Opster TNI 2018 Sintuwu Maroso di Kabupaten Poso resmi ditutup, Sabtu (18/5/2018) di Lapangan sepak bola Desa Mapane, Kecamatan Poso Pesisir. FOTO : HUMAS KOREM 132/TDL

Pangdam menambahkan, Opster telah melaksanakan berbagai kegiatan fisik seperti membangun rumah ibadah dan puluhan rumah tidak layak huni dibeberapa wilayah kecamatan yang ada di kabupaten Poso.

Selain pembangunan fisik,Opster TNI 2018 juga melakukan kegiatan non fisik yang bersifat sosial kemasyarakatan seperti penyuluhan pengobatan massal, perpustakaan keliling, pramuka dan pelatihan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan dan kesehatan masyarakat.

Tercatat sebanyak 71 RTLH milik warga miskin dan 4 rumah ibadah telah direhab mencapai target Opster TNI 2018.

Sementara itu, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan Opster TNI 2018 di Poso turut mendorong terlaksananya sistem pertahanan dan keamanan, meminimalisasi potensi konflik yang menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa.

Diakuinya, melalui opster, tercipta semangat cinta tanah air dan bangsa dari segala upaya yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan, opster juga membantu terwujudnya pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup masyarakat.

“Saya harapkan kepada seluruh warga Poso agar hasil dari pelaksanaan Opster ini terus dipelihara dengan baik termasuk tetap menjaga sikap kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini sudah terbangun dengan baik,” harap Bupati Darmin. RHM

”benner