Pemkab Buol Buka Posko Donasi Korban Kebakaran Tolitoli

Aparat Kelurahan Leok I melakukan aksi pengumpulan dana bagi korban kebakaran di Tolitoli. FOTO : Moh Syarif M Joesoef

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, melalui Surat edaran Sekab Buol nomor 467/62.08/Dinsos menginstruksikan Dinas Sosial mengumpulkan sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada korban kebakaran yang melanda warga Kabupaten Tolitoli.

Musibah kebakaran itu mengakibatkan terbakarnya 385 rumah dan satu meninggal, dikawasan empang pelabuhan Dede, Kabupaten Tolitoli, Minggu malam (02/02/2020), sekira pukul 22.30 WITA.

Muat Lebih

Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekab Buol Muhamad Suprizal Jusuf dibuka selama dua hari sejak tanggal 4-5 Februari.

Posko kemanusiaan Pemkab Buol, untuk meringankan beban para korban musibah kebakaran. Saat ini 1.500 jiwa mengungsi ditenda-tenda darurat.

“Bantuan ini, diharapkan beban yang ditanggung oleh para korban kebakaran bisa sedikit berkurang. Sebab, dalam musibah tersebut seluruh harta korban habis terbakar,”kata Suprizal Jusuf.

Bagi pihak manapun yang ingin berpartisipasi, posko kemanusiaan Pemkab Buol, menerima sumbangan sandang dan pangan serta segala kebutuhan mendesak para korban kebakaran.

Berdasarkan surat edaran tersebut jajaran Pemerintah Kecamatan melakukan aksi solidaitas melalui penggalangan dana ditiap Kelurahan. Aksi serupa dilakukan Sat Pol PP.

Aksi ini dilakukan pada waktu dan tempat berbeda, Satuan Polisi Pamong Praja, menggelar aksi didepan pos jaga eks pasar Kelurahan Buol.

Aksi galang dana oleh pemerintah Kelurahan dilakukan dilingkungan masing-masing dengan mendatangi rumah-rumah warga. Sumbangan warga yang terkumpul diserahkan ke Kecamatan selanjut diserahkan ke Posko Dinsos untuk disalurkan.

Sebelumnya kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk dikawasan empang pelabuhan Dede, Kabupaten Tolitoli, Minggu malam (02/02/2020), sekira pukul 22.30 WITA.

Akibat kebakaran itu sebanyak 525 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan satu warga dinyatakan meninggal. Saat ini 1.500 jiwa mengungsi ditenda-tenda darurat. Pemda Tolitoli telah menetapkan 14 hari ke depan masa tanggap darurat.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef/Firman Taid