Pemkab Buol Tanggapi Surat Terbuka Dugaan Oknum ASN Mafia Pengadaan Sapi

Bupati Buol, Amirudin Rauf (kiri). Sekretaris Kabupaten Buol, Muhammad Suprizal Yusuf (kanan). FOTO : IST

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Terkait gagasan yang disampaikan salah seorang warga Kabupaten Buol, Sarton Kotae, melalui surat terbuka yang di-posting di akun media sosial Facebook grup kabupaten Buol. Sekertaris Kabupaten (Sekab) Buol Muhammad Suprizal Yusuf angkat bicara.

Tanggapan Sekab Buol itu, disampaikan melalui WhatsApp kepada redaksi utarapost.co.id, Rabu (13/11/2019).

Muat Lebih

Dalam keterangannya, menanggapi isi surat terbuka tersebut,Suprizal Yusuf menegaskan persoalan dugaan perilaku ASN yang dinilai menyimpang tersebut akan diseriusi Pemkab Buol.

Suprizal Yusuf juga menyarankan kepada pengirim surat untuk membuat laporan secara tertulis disertai bukti konkrit untuk bahan acuan tindaklanjut dugaan seperti yang tertuang dalam surat terbuka tersebut.

“Terima kasih … atas informasinya, dan akan mnjadi perhatian dari Pemrintah Daerah dan agar masalah ini dapat segera untuk dindaklanjutinya dan diproses barangkali sebaiknya laporannya tertulis serta disertai bukti sehingga bisa langsung dilakukan penindakan terhadap ASN yang berperilaku demikian sesuai dengan ketentuan aturan yg berlaku,”terang Sekab.

Senada Bupati Amirudin Rauf, menanggapi surat terbuka yang ditujukan kepadanya tersebut terbukti kebenarannya maka oknum ASN bersangkutan dapat dikenakan sanksi berdasarkan aturan yang berlaku.

“Saya belum tau kalau ada hal seperti itu, namun kalau itu benar ada pejabat yg menggunakan jabatannya untuk berusaha sesuai dengan aturan dan etika ASN itu tergolong pelanggaran. Bila ada bukti tertulis bisa dilaporkan ke Sekab sebagai pembina ASN,”tandas Bupati.

Diketahui sebelumnya, dalam surat terbuka ditujukan kepada Bupati Buol Amirudin Rauf, Sarton Kotae menyampaikan keluh kesahnya soal adanya dugaan oknum ASN dilingkup Pemkab Buol, yang memanfaatkan jabatannya mengancam para Kepala Desa (Kades) demi mendapatkan kegiatan pengadaan sapi.

Keluh kesah Sarton Kotae itu, disampaikan melalui Akun Facebook (FB) pribadinya melalui grup FB kabupaten Buol yang diposting pada 12 November sekira pukul 12.47 WITA, itupun langsung mendapat beragam tanggapan komentar dari para pengguna facebook.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef

”benner