Pengelola STIE Buol Pastikan Kabar Penutupan Kampus Tidak Benar

Pelayanan administrasi di BAAK kampus STIE Buol, Selasa (28/01/2020) Foto : Firman Taid

BUOL,UTARAPOST.CO.ID – Kabar akan dilakukan penutupan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) di Kabupaten Buol, yang beredar di media sosial (Medsos) Facebook, hoaxs alias tidak benar.
Penegasan itu disampaikan pihak manajemen pengelola kampus STIE di Buol, Suhardi Badalo, setelah pihaknya melakukan klarifikasi langsung kepada Ketua STIE Mujadin Tolitoli, melalui telepon, Selasa (28/01/2020).
“Saya baru baku telpon dengan ketua STIE belum ada rencana sebagaimana isu yang beredar,”kata Suhardi, kepada utarapost.co.id, di Buol.
Suhardi menambahkan, dari hasil komunikasi dengan Ketua STIE tersebut. Justru pihak manajemen Tolitoli, mengjadwalkan pertemuan mambahas tentang analisis mutu tenaga pengajar (deson) harus memiliki pangkat akademik mengajar.
“Jadi yang akan mengajar adalah semua dosen dari Tolitoli ke Buol. Hari ini ketua akan panggil ketua 1 STIE untuk rapat,”terangnya.
Lanjut ia menuturkan, tidak adanya aktifitas kampus Buol saat ini karena bertepatan kalender akademik mahasiswa STIE Buol masa libur yang akan berakhir pada tanggal 3 Februari 2020.
“Kalender Akademik tanggal 03 Februari baru kuliah Semester Genap,”tandasnya.
Ditemui secara terpisah, pengelolah BAAK STIE kampus Buol, Triswartuti Apanjo, mengatakan untuk proses pelayanan administrasi di BAAK tetap berjalan normal.
“Dan mahasiswa pun tetap seperti biasa melakukan proses registrasi saat masuk kuliah setelah libur semester,”kata dia.
Triswartuti, menjelaskan adapun pelayanan BAAK dalam hal proses pelayanan administrasi memasuki semester genap tahun akademik 2019/2020 meliputi, pengurusan KRS, pembagian KHS hasil semester ganjil.
“Dan diberi batas waktu mahasiswa sampai tanggal 29 Januari mengurus semua administrasi tersebut sebelum masuk perkuliahan disemester genap ,”ujarnya.
Triswartuti mengatakan isu beredarnya penutupan kampus STIE Buol tidak berpengaruh terhadap proses pelayanan administrasi di BAAK.
“Kami tetap melayani proses Administrasi di BAAK, karena sampai saat ini kami belum menerima surat resmi dari pimpinan, soal penarikan kampus STIE yang ada di Buol ke Kampus Induk, seperti yang di isukan lewat medsos,”tutupnya.

Reporter : Firman Taid.