Pimpinan DPRD Buol Diminta Batalkan Proyek Drainase di Jalan Nasional

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Buol, Bahri Asiki. (FOTO : IST)

BUOL, UTARAPOST.CO.ID – Ketua Komisi III, Bahri Asiki meminta dan mendesak kepada Pinpinan DPRD Kabupaten Buol, Sulteng, agar membatalkan rencana proyek pembangunan saluran drainase di ruas jalan nasional tahun 2020.

Menurutnya, karena hal itu merupakan suatu bentuk kekeliruan terhadap pelaksanaan anggaran yang juka akan berdampak pelanggaran hukum.

Muat Lebih

 “Dari hasil konsultasi kami dengan kementrian keuangan, kementrian dalam negeri dan pihak balai Cipta Karya Sulteng, menegaskan bahwa pembagunan proyek itu tidak bisa dilaksanakan karena melanggar kewenangan,” ungkap Bahri usai rapat internal Badan Anggaran (Banggar) di kantor DPRD BUol, Jum’at (20/03/2020).

Ia menjelaskan, pembangunan di jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat dan tidak bisa diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten  (Pemkab).

“ Kewenangan pusat tidak bisa diambil alih oleh kabupaten kecuali daerah membuat pernyataan akan menghibahkan aset daerah ke pemerintah pusat,” ujar Politisi Nasdem itu.

Lanjut Bahri, dirinya merasa heran terhadap sikap Pemkab dan hal ini dinas PUPR yang begitu getol memaksakan proyek tersebut di bangun di lokasi yang menjadi kewenagan pemerintah pusat. Sementara kondisi drainase dalam daerah masih banyak yang harus dibenahi, bahkan setiap hujan selalu terancam banjir.

“Kami selaku Komisi III dan Banggar DPRD telah bersepakat menolak hal itu, dan meminta kepada pimpinan agar membatalkan proyek itu. Karena Buol belum termasuk daerah yang mampu dan berkelebihan untuk menyumbang ke pusat, bahkan justeru sebaliknya kami butuh sumbangan dari pusat,” tegasnya.

Eksponden aktivis 98 itu juga mengingatkan, Jika tetap dipaksakan, maka pihaknya tidak ikut memutuskan hal itu.

“Karena ancaman dari Balai, Kementerian Keuangan dan Kemendagri memastikan  akan berhadapan dengan K3 (Kapolres, Kajari dan KPK),” tandasnya.

Sementara itu, Pemkab melalui pos anggaran dinas PUPR Kabupaten Buol di tahun 2020 telah menganggarkan sebesar RP. 9,7 Miliar pembangunan drainase di sepanjang jalan syarif Mansyur ( jalan trans sulamesi) yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020.*

Repoter : Ricky Muda