PMII Palu Agendakan Dialog Enterpreneurship di Ponpes Tawaili

Ketua PMII Kota Palu, Taslim Pakaya. FOTO : IST

PALU, UTARAPOST.CO.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengagendakan kegiatan dialog Enterpreneurship di Pondok pesantren (Ponpes) Tahfiz Qur’an An-Nur, Kelurahan Baiya Raya, Kecamatan Tawaili, Kamis (28/11/2019).

Ketua PMII Cabang Kota Palu, Taslim Pakaya, menyebutkan kegiatan bertajuk “Menjadikan jiwa Enterpreneurship dikalangan santri dalam rangka membangun ekonomi kota palu” untuk membangun karakter santri yang memiliki daya saing di dunia usaha sehingga ponpes wadah kreativitas ekonomi kerakyatan.

Muat Lebih

“Dalam persaingan global makin hari makin ketat tentulah para santri harus mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman karena keadaan ini akan menimbulkan upaya penguasaan terhadap negara lain atau gaya penjajahan baru,”terang Taslim.

Dijelaskannya, dipilihnya ponpes menjadi tempat kegiatan karena ponpes dinilai sebagai bagian ketahanan Nasional baik dari segi Gerakan Radikalisme maupun ketahanan ekonomi.

“Banyak sejarah mencatat keterlibatan pondok pesantren melalui para santri dalam proses perjuangan kemerdekaan Indonesia,”ujarnya.

Lanjut Taslim menuturkan, saat ini banyak ponpes telah terpapar paham radikalisme olehnya guna menangkal paham tersebut semakin meluas utama dikalangan para santri perlu dibangun karakter santri yang memiliki daya saing ekonomi.

“Para santri harus lah mampu menciptakan lapangan pekerjaan sebagai bentuk komitmen pembangunan ekonomi kerakyatan sehingga para santri dapat meminimalisir upaya penyebaran Paham Radikalisme, terorisme, yang diakibatkan faktor ekonomi,”terangnya.

Olehnya, lanjut dia, jiwa Enterpreneurship harus di miliki para santri sebagai penguatan terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dan untuk meminimalisir paham radikalisme terorisme.*

Reporter : Yahya Prianto