Ratusan Juta Selisih Setoran Dana PPJ dari PLN ke Pemkab Dipertanyakan

TOLITOLI, UTARA POST – Ratusan juta setoran dana pajak penerangan jalan (PPJ) dari PLN atas pembayaran rekening rumah tangga masyarakat dipertanyakan. Pasalnya, PPJ yang disetor oleh PLN sebesar Rp 5,5 Miliar lebih ke Pemerintah Kabupaten Tolitoli, namun yang diterima Pemkab Tolitoli hanya sebesar Rp 4,9 Miliar.

Kepala Program DisPerkim Kabupaten Tolitoli, Nurmansyah mengatakan, sebelumnya ada pertemuan antara pihak PLN Cabang Tolitoli dengan Pemerintah Kabupaten Tolitoli, terkait dengan setoran PPJ tersebut. Dalam pertemuan itu, pihak PLN mengaku telah menyetor dana PPJ ke Pemkab Tolitoli sebesar 5.5 Miliar lebih.

Namun pernyataan Nurmansayah itu berbeda dengan pernyataan Kepala bidang (kabid) Pendapatan, Faisal Husain Akil. Menurut Faisal, phak PLN Tolitoli melakukan penyetoran pajak 10 % dari PPJ untuk rumah tangga dari pembayaran rekening listrik masyarakat yakni sebesarRp 4.9 miliar.

“Pembayaran tersebut langsung disetor ke rekening penampungan milik Pemda di bank BNI Tolitoli. Kami dari bidang pendapatan daerah hanya menerima bukti pembayaran dari PLN, bukan menerima uang tunai yang diberikan oleh PLN,” tegas Faisal.

Dari hasil penulusuran media ini, bukti penyetoran dari PLN Tolitoli untuk dana PPJ atas pembayaran rekening rumah tangga masyarakat yang telah dikumpulkan setiap bulannya selama setahun dengan perincian dan akumulasi yang disetorkan ke Pemkab Tolitoli sebesar Rp 5.047.685.553. (Rp. 5 miliar lebih)

Bukti Setoran dana PPJ dari PLN ke Pemkab Tolitoli

Terkait hal itu, Ketua LSM GIAK Sulteng, Hendrik Lamo mengatakan, adanya selisih ratusan juta setoran PLN Tolitoli ke Pemkab Tolitoli, harus direspon cepat oleh aparat penegak hukum (APH), karena diduga adanya indikasi penyalahgunaan keuangan negara.

“Ini harus cepat diusut oleh pihak aparat hukum, karena diduga ada tindak pidana korupsi di dalamnya,” katanya.

Dia mengaku, sangat bangga atas keterbukaan informasi yang disampaikan pihak bidang Pendapatan Kabupaten Tolitoli kepada masyarakat dan media. Namun , dari bukti yang ada terjadi selisih ratusan juta rupiah antara setoran PLN dengan yang diterima Pemkab Toltoli.

Dia menjelaskan, dari pengakuan kabid pendapatan Faisal Husain Akil bahwa PLN Tolitoli telah menyetor dana PPJ sebesar Rp. 4.900.000.000 kepada Pemkab Tolitoli, namun ternyata data penyetoran yang dibayarkan PLN Tolitoli dan ditandatangani oleh Manager Area Toltoli, Jeffray L. Kereh,ST atas dana PPJ sebesar Rp. 5.047.685.553.

“Jika hal ini memang benar ada selisih dana yang disetor PLN dengan yang diterima Pemkab,saya meminta kepada penegak hukum untuk mengusut kasus dugaan korupsi mencapai ratusan juta rupiah ini,” tegasnya. WIN

”benner