Satpol PP Morowali Gencar Lakukan Sosialisasi Perda KTR

Ilustrasi Perda Kwasan Tanpa Asap Rokok (KTR)

MOROWALI, UTARAPOST.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melakukan sosialisasi penegakan peraturan daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Jum’at pekan kemarin.

“Kami mengawali sosialisasi kawasan tanpa rokok ini mulai dari lingkungan kerja atau kantor-kantor pemerintahan,”kata Kabid Perda Satpol PP Morowali, Amirullah.

Muat Lebih

Amirullah menjelaskan sosialisasi ini ditekankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Morowali, utamanya kepada Aparatur Sipil Negara di lingkungan tempat kerja, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, lingkungan belajar mengajar, fasilitas umum, dan angkutan umum.

Kabid Perda SatPol-PP Kabupaten Morowali, Amirullah

“Bulan Desember 2019 lalu, telah ada kesepakatan Bupati dan seluruh ASN lingkup Pemkab Morowali untuk menegakkan Perda Kawasan tanpa rokok. Untuk itu saya sebagai Kabid Perda, melakukan sosialisasi secara masif kepada seluruh ASN untuk menjalankan aturan tersebut,”terangnya.

Dirinya menambahkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan, pengetahuan, pemahaman, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk senantiasa membiasakan hidup sehat.

Ia menegaskan, dalam Perda KTR pasal 23 setiap pelanggar dikenakan sanksi pidana. penjara paling lama tiga hari atau denda Rp.50 ribu.

Setiap orang yang merokok ditempat atau area yang dinyatakan sebagai kawasan KTR sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat 1 dipenjara paling lama 3 hari atau denda paling banyak sebesar Rp.50 ribu.

Pasal 24, setiap orang atau badan yang mempromosikan, mengiklankan, menjual dan atau membeli rokok ditempat atau area yang dinyatakan sebagai KTR sebagaimana dimaksud, dipidana dengan penjara paling lama 7 hari atau denda paling banyak Rp.5 juta.

Pasal 25, setiap pengelola KTR yang tidak melakukan pengawasan internal, membiarkan orang merokok, tidak menyingkirkan asbak atau sejenisnya, dan tidak memasang tanda-tanda dilarang merokok di tempat area dinyatakan sebagai KTR dipidana dengan penjara paling lama 15 hari, atau denda Rp.10 juta.*

Reporter : Adhi