Soal STIE Buol, Pemkab Akan Bangun Kerjasama Dengan STIE Tolitoli

Wakil Bupati Buol, Abdullah Batalipu, saat memimpin RDP didampingi Kabid SD, Dikbud Kabupaten Buol, Amrin tompo, bersama puluhan mahasiswa STIE. Foto : IST

BUOL,UTARAPOST.CO.ID – Menjawab soal penarikan proses Kelas Belajar Mengajar (KBM) mahasiswa STIE kampus Kabupaten Buol ke kampus induk STIE YPP Mujahidin Kabupaten Tolitoli. Pemkab Buol berjanji akan bangun kerjasama dengan pihak YPP Mujahidin Tolitoli.

Janji itu disampaikan Wakil Bupati Buol, H Abdulah Batalipu, didepan puluhan mahasiswa saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) diruang pertemuan kantor perpustakaan dan arsip daerah kantor sementara Bupati Buol, Kamis kemarin.

Muat Lebih

“Pemda secepatnya akan melakukan Mediasi serta menjalin kerjasama bersam pihak kampus Tolitoli. Selambat-lambatnya Pemda akan menemui pihak STIE hari Senin tanggal 3 Februari,”terang Wabup.

Lanjut Wabup, guna menunjang proses KBM STIE kampus Buol, pemerintah juga akan menyediakan gedung aset Daerah yang berlokasi di Kecamatan Bokat, Desa Kantanan.

“Pemda juga akan bekerjasama dengan pihak kampus Tolitoli untuk mencari dosen yang berkualifikasi standart Nasional,”tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, penarikan mahasiswa STIE Buol untuk mengikuti proses KBM di kampus induk di Tolitoli, merupakan kebijakan pihak manajemen STIE YPP Mujahidin Tolitoli.

Kebijakan itu menyusul peraturan Mendikbud RI melalui LLDikti Wilayah IX, Dimana tenaga pengajar dosen yang belum memiliki jabagan fungsional akademik minimal asisten ahli tidak dibenarkan mengajar. Artinya penarikan KBM mahasiswa STIE kampus Buol karena Dosen belum memenuhi syarat LLDikti.*

Reporter : Firman Taid