Tingkatkan Mutu Pendidikan, DPRD Buol Dorong Penambahan Anggaran

Ketua Komisi I DPRD Buol, Karmin Kaimo, saat memberikan keterangan hasil rapat kerja Komisi I bersama Disdikbud Buol, Rabu (22/01/2020). FOTO : IST

BUOL,UTARAPOST.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mendorong anggaran untuk pendidikan tahun ini pada pembahasan perubahan ABPD 2020.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi I, DPRD Buol Karmin Kaimo, ditemui usai menggelar rapar kerja bersama bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Buol, diruang rapat Komisi I, Rabu (22/01/2020).

Muat Lebih

Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa rapat kerja yang dilakukan komsi I bersama Disdikbud mengagendakan evaluasi realisasi kegiatan tahun 2019 sekaligus membahas perencanaan kegiatan tahun 2020 di Dinas Pendidikan.

“Agendanya evaluasi yang tahun kemarin baik fisik maupun anggaran dan juga kerja-kerja Dinas Pendidikan di 2019 dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang terkait hasil pemeriksaan BPK,”terang Karmin.

Suasana rapat kerja Komisi I bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, di ruang rapat Komisi I DPRD Buol, Rabu (22/01/2020).
FOTO : IST

Ia menjelaskan, dalam rapat kerja terungkap sejumlah permasalahan di Dinas Pendidikan berkaitan dengan mutu pendidikan di Kabupaten Buol. Diantaranya, penerapan kurikulum tahun 2013 yang belum maksimal.

Kemudiam peningkatan mutu pendidikan masih rendah, termasuk jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) yang belum layak karena kualifikasi pendidikan belum memenuhi syarat untuk menjabat Kepsek dan belum pernah mengikuti seleksi Kepsek sehingga tidak memiliki nomor induk Kepsek.

Menurutnya, belum terpenuhi syarat kelayakan bagi pejabat Kepsek mengakibat terhambatnya beberapa kegiatan sekolah, karena tidak memiliki kewenangan menandatangi ijazah termasuk bisa menandatangani seluruh dana yang masuk ke sekolah.

Melihat permasalahan tersebut, kata Karmin, guna meningkatkan mutu pendidikan Komisi I akan mendorong Pemkab Buol untuk menambah anggaran pendidikan di APBD perubahasan tahun 2020.

“Karena dalam rangka untuk penyetaraan pendidikan tenaga pengajar yang kedua sertifikasi profesional guru mereka harus di didik selama satu tahun dan butuh anggaran dan itu tidak tersedia itu yang akan kami dorong tahun ini di perubahan,”tandasnya.*

Reporter : Moh Syarif M Joesoef